[Catatan Reporter Cilik] Keseruan Menonton Descent Into Hell

Quinsha, Pangkalpinang, 11 tahun

Hai hai, pembaca, ada yang  penasaran gak nih sama sama Descent Into Hell yang ditayangkan di Gulali Festival, bagi yang belum nonton yuk simak artikelnya.

Kira-kira siapa ya yang membuat film ini? Film ini dibuat oleh Magica Mamejika, film ini dibuat karena ingin menyatukan wayang tradisional dari Indonesia dan tradisi rakugo dari Jepang. Descent Into Hell ini dibuat tahun 2019 dan ditayangkan di Gulali Festival pada tanggal 1 Oktober 2021 kemarin, dan ditayangkan secara online atau daring. Film ini diproses selama 1 bulan, kira-kira bagaimana ya ceritanya?  Yuk, simak artikelnya.

Di film ini ada sebuah karakter bernama Bejo,  seorang acrobat yang sangat nakal. Pada waktu konser acrobat si Bejo ini mencoba menari di atas tali dan karena menarinya terlalu semangat dan tidak hati-hati dia jatuh dan meninggal.  Di akhirat dia bertemu dengan raja akhirat yang Bernama Ema. Raja akhirat mengatakan bahwa Bejo terlalu nakal semasa hidupnya sehingga mengakibatkan meninggal

Karna nakal bejo ini langsung di kirim ke neraka, di neraka bejo bertemu banyak sekali bertemu dengan beberapa hewan, raksasa dan beberapa setan, beberapa hewan yang bejo temui di neraka yaitu ada udang, tikus dan harimau, ok lanjut, saat jalan jalan di neraka si bejo ini kemakan sama raksasa, bejo gak mati karena kan udah mati bejo juga udah di neraka, ok lupain aja tentang bejo mati tau gak kita lanjut e bejo di makan raksasa saat di dalam perut bagian usus raksasa ini karna bejo ingin sekali keluar di ganggunya lah usus raksasa itu, karena diganggu terus sama bejo jadi muntah deh raksasanya , dan saat keluar si bejo ini ketemu lagi nih sama raja akhirat (Ema), karena terlalu nakal bejo ini di neraka dan para sent udah kewalahan mengurus bejo jadinya bejo di hidupkan Kembali deh.

Kenapa memilih film ini atau tema ini untuk ditampilkan pada acara gulali festival ini? , kata nya kan di jepang ada yang namanya seni tradisi rakugo, bagi yang gak tau rakugo itu apa, rakugo itu adalah seni bercerita tradisional Jepang yang mengisahkan cerita humor yang dibangun dari dialog dengan cerita yang tidak terduga, kalau penceritanya itu disebut juga dengan rakugoka kalau rakugoka ini tampil dia memakai pakaian tradisional jepang dan bercerita diiringi gerak – gerik dalam posisi duduk seiza, posisi duduk seiza ini adalah seseorang harus meletakkan lutut di lantai sehingga terlipat ke belakang.

Ok kita lanjut ke tradisi indonesia, di Indonesia ada namanya tradisi wayang, pasti udah pada tau dong yang namanya wayang, tapi mana tau ada yang belum tau wayang, wayang adalah seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia  yang berasal dan berkembang pesat di pulau Jawa dan Bali , beberapa jenis wayang yang ada di Indonesia adalah Wayang kulit, Wayang Golek

Dan katanya mereka mau menggabungkan kedua seni berikut, kakak magica mamjika ini kepikiran deh bikin film ini.

Segitu dulu liputan kali ini, bagi yang ingin menyaksikan pentas seni lainya kalian masih bisa nonton pada hari sabtu dan minggu tanggal 2-3 oktober. Dadah ….. …..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *